Seminar Mandarin Internasional dan Perayaan Anniversary ke-13 Confucius Institute UNESA Sukses Digelar

Surabaya, 2 November 2024 — Confucius
Institute Universitas Negeri Surabaya (UNESA) bersama Program Studi Pendidikan
Bahasa Mandarin UNESA sukses menyelenggarakan acara perayaan "Anniversary
ke-13 Tahun Confucius Institute UNESA dan Seminar Mandarin Internasional
ke-9". Acara bergengsi ini berlangsung di Auditorium T2, Fakultas Bahasa
dan Seni (FBS) UNESA dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, mitra kerja,
serta mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin UNESA.
Kegiatan ini menjadi momentum bersejarah dalam
perjalanan Confucius Institute UNESA sebagai salah satu institusi yang berperan
besar dalam memperkuat kerja sama budaya dan pendidikan antara Indonesia dan
Tiongkok. Turut hadir dalam acara ini adalah Konsulat Jenderal Tiongkok, mitra
kerja dari Confucius Institute UNESA, Dekan FBS UNESA, serta beberapa tokoh
dari kalangan akademisi.
Acara ini semakin meriah dengan penampilan
mahasiswa yang menampilkan tarian dan nyanyian bertema budaya Tiongkok.
Penampilan ini bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga merupakan simbol
pertukaran budaya yang memperlihatkan bagaimana generasi muda Indonesia
antusias dalam mempelajari dan melestarikan budaya Mandarin. Keterlibatan
mahasiswa dalam aspek seni ini mendapat apresiasi yang tinggi dari para
hadirin.
Selain penampilan seni, acara ini juga
dimeriahkan dengan rangkaian seminar internasional yang mengusung tema
“Redefining Mandarin Proficency: The Evolution of Mandarin Language Teaching
and Cultural Exchange.” Seminar tersebut menghadirkan tiga narasumber ternama
yang memiliki pengalaman luas dalam bidang bahasa dan budaya Mandarin. Para
narasumber tersebut adalah:
Prof. Mok Soon Choong 莫顺宗 dari New Era
University College, Soh Sian Gwan, S.T., B.Ed. dari Yongchun Chinese Language
Center, Prof. Zhu Li dari Central China Normal University (CCNU).
Rangkaian seminar ini mendapatkan respons
positif dari para peserta, terutama mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin
UNESA yang sangat antusias mengikuti sesi diskusi dengan para ahli. Diskusi
yang interaktif ini tidak hanya memberikan wawasan baru tetapi juga memperkaya
pemahaman mahasiswa mengenai bahasa dan budaya Tiongkok di tengah masyarakat
global yang semakin terhubung.
Dekan Fakultas Bahasa dan Seni UNESA, dalam
sambutannya, turut mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin antara UNESA
dan berbagai mitra Tiongkok melalui Confucius Institute
Acara "Anniversary ke-13 Confucius
Institute UNESA dan Seminar Mandarin Internasional ke-9" ini menjadi bukti
komitmen UNESA dalam memajukan pendidikan bahasa Mandarin dan membangun
jaringan kerja sama internasional yang solid. Selain mempererat hubungan
bilateral antara Indonesia dan Tiongkok, acara ini juga diharapkan mampu
menjadi sarana pengembangan kompetensi akademik dan budaya bagi seluruh civitas
akademika UNESA.
Share It On: