Eksplorasi Budaya Tiongkok: Confucius Institute Hadirkan Konsultasi Nama Mandarin di International Cultural Festival Unesa 2024

Surabaya, 6
September 2024 – Dalam rangka merayakan keberagaman budaya
internasional, Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menggelar acara
International Cultural Festival di halaman Rektorat. Acara yang diselenggarakan
pada tanggal 6 September 2024 ini menghadirkan berbagai kegiatan budaya dari
berbagai penjuru dunia dan turut dimeriahkan oleh kehadiran Confucius Institute
Unesa (CI UNESA).
Booth Confucius
Institute Unesa menjadi salah
satu daya tarik utama dalam festival ini. Di dalam booth tersebut, pengunjung
dapat menemukan berbagai macam pajangan pernak-pernik yang khas dari China,
menggambarkan keanekaragaman budaya dan tradisi Tiongkok. Dari replika seni
tradisional hingga kerajinan tangan yang unik, setiap elemen dirancang untuk
memberikan pengalaman mendalam tentang kekayaan budaya China.
International Cultural Festival sendiri menampilkan serangkaian acara menarik, termasuk parade budaya dari berbagai negara dan pertunjukan kesenian Indonesia. Namun, yang menjadi sorotan khusus di booth Confucius Institute Unesa adalah layanan konsultasi nama Mandarin. Para pengunjung, yang meliputi mahasiswa Unesa, mahasiswa asing, dan pihak panitia, antusias memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan nama Mandarin yang ditulis langsung oleh para laoshi (guru) yang berasal dari China. Ratusan pengunjung menyemut di booth tersebut sejak sore hari hingga malam hari, menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi.
Konsultasi nama Mandarin ini merupakan fitur yang sangat dinantikan dan diminati oleh banyak pengunjung. Setiap nama yang diberikan ditulis dengan indah di atas pembatas buku yang dapat dipilih secara langsung oleh pengunjung. Layanan ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi peserta untuk memahami lebih jauh tentang bahasa Mandarin, tetapi juga sebagai cara untuk memperkenalkan dan menyebarluaskan budaya China di kalangan masyarakat UNESA.
Salah satu
pengunjung menyampaikan, "Saya
senang memiliki nama Mandarin. Saya menyampaikan arti nama saya, dan para
laoshi memberikan nama Mandarin sesuai dengan arti nama saya."
Dengan antusiasme
yang tinggi dan partisipasi aktif dari berbagai pihak, acara ini sukses
memberikan pengalaman yang berharga bagi semua yang hadir. Confucius Institute
Unesa berkomitmen untuk terus
mendukung dan mempromosikan budaya China serta memperkuat hubungan
internasional melalui berbagai kegiatan serupa di masa depan.
Share It On: