Dukung Internasionalisasi CI Unesa Sosialisasikan CI Scholarship dan Pendampingan Upgrade HSK

SURABAYA - Seiring membaiknya perkembangan penyebaran virus Covid-19 yang semakin menurun di setiap waktunya, negeri Tiongkok telah membuka kembali jalur internasional bagi siapa saja yang ingin menempuh pendidikan. Seperti halnya sejak beberapa tahun belakangan, beasiswa menempuh Pendidikan baik dimulai dari singkat S1 sampai dengan S3 di Tiongkok dibuka tahun 2024 ini. Berbagai jalur beasiswa seperti CGS (China Government Scholarship), CSC (China Scholarship Council) dan CIS (Confucius Institute Scholarship) telah menunggu para applicants untuk mendaftar.

Pada kesempatan
ini, Confucius Institute Universitas Negeri Surabaya (CI Unesa) sebagai salah
satu Lembaga yang bekerjasama dengan Central China Normal University yang berlokasi
di Wuhan, berandil dalam penyelenggaraan beasiswa CIS (Confucius Institute
Scholarship).

Bertempat di
Gedung Seminar Bahasa Inggris T4 Universitas Negeri Surabaya dan dihadiri oleh lebih dari 50 peserta, pelaksanaan
seminar “Sosialisasi Beasiswa Confucius Institute Scholarship 2024” berjalan
dengan lancar. Menarik minat banyak peserta seminar, materi yang disampaikan
oleh Zhuang Haili, dosen native
speaker Tiongkok mengandung banyak hal penting. Salah sebagiannya yaitu mengapa
Central China Normal University yang merupakan sister campus menjadi
tujuan kampus yang layak untuk diperhitungkan bagi pelamar beasiswa, apa saja
persyaratan yang harus dilengkapi bagi pelamar yang ingin mendaftar, batas usia
serta dokumen pendukung, fasilitas yang akan didapatkan selama disana, serta persyaratan
yang diharuskan untuk lolos ujian HSK (Hanyu Shuiping Kaoshi) yang materi
tersebut yang berikutnya disampaikan oleh narasumber native speaker lain,
Wang Xin.
“Jika ingin
mendaftar beasiswa, persiapan adalah hal yang paling utama”, papar Zhuang Haili
yang akrab disapa Zhuang Laoshi.
Selain native
speaker Tiongkok, acara juga diisi oleh dua narasumber yang merupakan awardee
beasiswa. Martha Saptarina, S.Pd., yang sedang menempuh Pendidikan master di
Guangxi University, dan Nathania, S.Pd., yang juga menempuh pendidikan master
di Hunan Normal University. Mereka berdua membagi pengalaman selama hidup di
Tiongkok dari dua kota yang berbeda. Disertai video dan foto dokumentasi yang menggambarkan
bagaimana kehidupan di Tiongkok, Martha dan Nathania juga menjelaskan Langkah-langkah
untuk mendaftar beasiswa.
“Jangan lupa
untuk membawa makanan dari Indonesia karena disana jarang sekali ada” Jelas
Martha.
“Oh iya,
usahakan selalu membagi waktu untuk belajar sendiri di rumah dan sering
menggunakan waktu luang untuk berbicara Bahasa Mandarin”. Tambah Nathania.
Pemaparan materi dilanjutkan oleh Wang Xin yang berisikan tentang kiat mengerjakan HSK. Ia berujar bahwa mengerjakan HSK bukanlah soal pengetahuan tetapi keseringan Latihan sehingga peka terhadap soal dan menambah pembendaharaan kosakata.

Acara diakhiri
dengan sepatah-dua patah kata dari Direktur CI Unesa, Sueb, S.Pd., M.Pd. yang
menjelaskan tujuan dari sosialisasi ini yaitu selain menarik minat mahasiswa
calon pelamar beasiswa juga menambah eksistensi lulusan luar negeri.
Share It On: