Confucius Institute Unesa Hadiri Perayaan 75 Tahun Republik Rakyat Tiongkok di Surabaya

Surabaya, 27 September 2024 – Confucius
Institute Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dengan penuh kebanggaan
mengumumkan kehadirannya dalam acara perayaan 75 tahun berdirinya Republik
Rakyat Tiongkok, yang berlangsung di Shangri-La Hotel Surabaya. Acara yang
istimewa ini dihadiri oleh Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di
Surabaya, Mr. Xu Yong, serta berbagai tokoh penting, termasuk Penjabat Gubernur
Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa, yang juga merupakan Gubernur Jawa
Timur periode 2018-2023. Selain itu, sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat,
pelaku bisnis, serta tokoh budaya dan pendidikan turut memeriahkan acara ini.
Delegasi dari Unesa diwakili oleh Direktur
Indonesia Confucius Institute Unesa, Bapak Sueb, dan dosen Program Studi S1
Pendidikan Bahasa Mandarin, Bapak Muhammad Farhan Masrur. Dalam sambutannya,
Konsul Jenderal Xu Yong menekankan pentingnya kerja sama antara Indonesia dan
Tiongkok yang berlandaskan prinsip hidup senasib sepenanggungan. Ia menyatakan
bahwa tahun ini juga bertepatan dengan peringatan 70 tahun Five Principles of
Peaceful Coexistence, yang semakin relevan dalam konteks hubungan bilateral
kedua negara. “Prinsip ini mengajak kita untuk saling menghormati dan memahami,
serta bekerja sama demi kemajuan bersama,” ungkap Xu Yong.
Konsul Jenderal juga menyoroti pentingnya
modernisasi dalam berbagai sektor kerja sama, termasuk pendidikan, ekonomi, dan
budaya. Ia menekankan bahwa kemitraan yang kuat antara kedua negara akan
menciptakan peluang baru dan mendukung pembangunan berkelanjutan. “Melalui kolaborasi
yang erat, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan
bagi kedua bangsa,” ujarnya.
Mengwakili Unesa, Bapak Sueb menyampaikan ucapan selamat yang tulus atas perayaan 75 tahun berdirinya Republik Rakyat Tiongkok. "Kami mengucapkan selamat dan turut berbangga atas peringatan ini. Semoga hubungan persahabatan antara Indonesia dan Tiongkok semakin kuat melalui kerja sama pendidikan dan budaya," ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa Confucius Institute Unesa berkomitmen untuk menjadi jembatan dalam mempererat hubungan budaya antara kedua negara melalui program-program pendidikan dan pelatihan bahasa Mandarin.
Sebagai institusi yang aktif dalam pendidikan
bahasa Mandarin dan promosi kebudayaan Tiongkok, Confucius Institute Unesa berkomitmen
untuk terus mempererat hubungan diplomasi budaya antara Indonesia dan Tiongkok.
Melalui berbagai kegiatan, seperti kursus bahasa, seminar, dan pertukaran
budaya, kami berharap dapat membangun jembatan pemahaman lintas budaya yang
lebih baik untuk generasi mendatang.
Acara perayaan ini bukan hanya sekadar seremoni,
tetapi juga menjadi momen penting dalam memperkuat hubungan bilateral antara
Indonesia dan Tiongkok, serta menunjukkan komitmen bersama untuk terus
berkembang dan belajar dari satu sama lain.
Share It On: