Confucius Institute Unesa Dukung Peningkatan Kualitas Lulusan Prodi Bahasa Mandarin Unesa melalui Sanctioning Kurikulum

Surabaya, 22 Agustus 2024 –
Confucius Institute Unesa mengambil peran penting dalam proses sanctioning
kurikulum untuk Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Mandarin di Universitas
Negeri Surabaya (Unesa). Proses ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas
lulusan agar lebih kompetitif di tingkat internasional, serta memperkuat
kompetensi mahasiswa dalam bidang bahasa dan budaya.
Acara sanctioning kurikulum ini
dilaksanakan di Gedung T8 Lantai 1 FBS Unesa, dan secara resmi dibuka oleh
Wakil Dekan Bidang Akademik FBS Unesa, Didik Nurhadi. Dalam acara tersebut,
hadir berbagai narasumber yang mencakup pakar keilmuan, pakar kurikulum,
alumni, pengguna lulusan, dan perwakilan dari dunia industri. Salah satu isu
yang menjadi fokus diskusi adalah bagaimana meningkatkan kualitas lulusan Prodi
Bahasa Mandarin Unesa agar siap menghadapi tantangan global.
Isu lain yang dibahas dalam forum ini
adalah hak mahasiswa untuk mengambil 40 SKS di luar program studi utama melalui
program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kebijakan ini mempengaruhi
struktur mata kuliah prodi, dan perlu disesuaikan agar mahasiswa tetap
mendapatkan pendidikan yang mendalam di bidang bahasa Mandarin dan budaya
Tiongkok.
Delegasi dari Confucius Institute
Unesa menekankan pentingnya kegiatan MBKM yang direncanakan secara matang,
bukan sekadar pilihan mahasiswa atau program yang dilepas begitu saja. Mitra
yang bekerja sama dalam program MBKM harus memiliki komitmen yang sejalan
dengan proses pembelajaran, sehingga kegiatan ini benar-benar mendukung
pengembangan kompetensi internasional mahasiswa.
Sebagai bagian dari upaya
meningkatkan kualitas lulusan, Confucius Institute Unesa juga memperkuat kerja
sama dengan Prodi Bahasa Mandarin Unesa melalui berbagai program. Program
tersebut mencakup peningkatan kualitas pengajaran oleh guru bahasa Mandarin
native (laoshi), kelas budaya, serta kegiatan kebahasaan dan kebudayaan di luar
jam kuliah. Ini semua bertujuan untuk meningkatkan eksposur internasionalisasi
mahasiswa.
Selain itu, Confucius Institute
Unesa juga menawarkan program beasiswa short course hingga studi lanjut, yang
memperluas kesempatan mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman belajar di luar
negeri. Jejaring kerja sama yang luas juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk
terlibat dalam program magang dan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), yang
memperkuat keterampilan praktis mereka sebelum memasuki dunia kerja.
Share It On: