Pembukaan Shufa Exhibition di Khay Ming School
Surabaya, [30 Agustus 2025] – Khay
Ming School bekerja sama dengan Confucius Institute Universitas Negeri
Surabaya (UNESA) menyelenggarakan Shufa Exhibition,
sebuah pameran seni kaligrafi yang menjadi wadah pertukaran budaya dan
mempererat persahabatan antara Indonesia dan Tiongkok. Acara pembukaan
berlangsung meriah dengan kehadiran tokoh pemerintahan, akademisi, serta
perwakilan lembaga kebudayaan.
Acara
diawali dengan pembukaan oleh MC, yaitu dua perwakilan dari
Khay Ming School dan satu perwakilan dari UNESA. Jalannya acara disampaikan
dalam dua bahasa, Indonesia dan Mandarin, sebagai simbol
keterbukaan dan persahabatan lintas budaya.
Seluruh
audiens kemudian berdiri untuk bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan
Indonesia Raya dan lagu kebangsaan Republik Rakyat Tiongkok,
yang meneguhkan rasa hormat serta ikatan persahabatan kedua negara.
Sambutan Tokoh
Rangkaian
sambutan diawali oleh Mr. Yang Yuan, Direktur Confucius Institute UNESA
selaku Ketua Panitia. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Pak Beni
Setiawan, S.Pd., M.Pd., Ph.D., yang hadir mewakili Rektor
UNESA. Selanjutnya, sambutan diberikan oleh perwakilan
Indonesia Calligraphy and Painting Institute, Mrs. Hu Su Tan, serta perwakilan
dari Gubernur Jawa Timur, Hj. Khofifah Indar Parawansa. Sambutan
terakhir disampaikan oleh Konsulat Jenderal RRT, Mr. Tan Da You.
Untuk sambutan berbahasa Mandarin, panitia menyiapkan terjemahan dari pihak
UNESA atau menayangkan naskah terjemahan di layar.
Doa dan Prosesi Gunting Pita
Acara
dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Hasan Basri,
S.Sos.I (Lim Fuk San), selaku Ketua Pelaksana Harian Yayasan Haji
Muhammad Cheng Hoo Indonesia (YHMCHI).
Momen penting kemudian ditandai dengan prosesi gunting pita,
yang diikuti oleh perwakilan dari Khay Ming School, UNESA, Pemerintah Provinsi
Jawa Timur, Pemerintah Kota Surabaya, Konsulat Jenderal RRT, YHMCHI, Confucius
Institute UNESA, serta tokoh kebudayaan. Prosesi ini menjadi simbol
dibukanya secara resmi Shufa Exhibition.
Setelah
itu, seluruh tamu undangan melakukan foto bersama sebagai
kenang-kenangan sekaligus penegasan atas jalinan kerja sama yang erat.
Pertunjukan Seni
Sebagai
penutup rangkaian acara pembukaan, para tamu disuguhkan berbagai penampilan
seni, yaitu:
1.
Paduan Suara dari Cheng Hoo membawakan lagu Yi Cia Ren dan Pemuda Indonesia
2.
Pertunjukan Angklung dari Khay Ming di bawah arahan Mr. Max
3.
Wu Shu oleh Yasanis
4.
Tari Kreasi dari UNESA
5. Wayang Kulit diselingi demo pengembangan wayang dan Shufa oleh putra Mrs. Hu Su Tan
Dengan
semangat kebersamaan, acara ini ditutup penuh harapan agar Shufa
Exhibition tidak hanya menjadi ajang seni, tetapi juga sarana
memperkuat pertukaran budaya, mempererat persahabatan Indonesia–Tiongkok, serta
menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni kaligrafi.
Share It On: