Mandarin Festival UNESA 2025 Hadirkan Semangat Baru dalam Pembelajaran dan Budaya Mandarin
Surabaya, Oktober 2025 – Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Surabaya (UNESA)
melalui Himpunan Mahasiswa Program
Studi Pendidikan Bahasa Mandarin, bekerja sama dengan Confucius Institute UNESA, sukses
menggelar Mandarin Festival 2025
dengan tema “十年语梦,蛇年新启; A Decade Journey of Language and Culture Begins.”
Tema tersebut menggambarkan semangat perjalanan sepuluh tahun pembelajaran
bahasa Mandarin di UNESA yang terus berkembang dan membuka awal baru di tahun
naga.
Kegiatan
berlangsung meriah di Gedung T14
Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNESA, diikuti oleh peserta dari
berbagai daerah. Mandarin Festival tahun ini menghadirkan dua kategori
perlombaan, yaitu tingkat nasional
untuk mahasiswa dan tingkat
SMP/SMA se-Jawa Timur.
Untuk
tingkat nasional, perlombaan digelar secara
daring (online) dan meliputi empat cabang lomba: pidato bahasa Mandarin, mengarang, membaca cerita,
dan lomba bakat.
Sementara untuk tingkat SMP/SMA se-Jawa Timur, lomba dilaksanakan secara luring (offline) di
Auditorium T14 FBS UNESA dengan dua kategori utama, yakni lomba pidato dan lomba bakat.
Tercatat ada 30 peserta lomba pidato dan 26 peserta lomba bakat yang berkompetisi menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Para peserta menampilkan keahlian berbahasa Mandarin dengan penuh percaya diri serta menonjolkan kreativitas dan bakat seni yang memukau di hadapan dewan juri dan penonton.
Rangkaian
kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan briefing panitia dan registrasi
peserta, kemudian dilanjutkan dengan acara pembukaan yang diawali menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars UNESA.
Acara turut dihadiri oleh berbagai tokoh, di antaranya Ketua Pelaksana Muhammad Reza Rahmansyah
dari Himpunan Mahasiswa Program Studi
Pendidikan Bahasa Mandarin, Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Dr. Syafiul Anam, Direktur Confucius Institute Indonesia Bapak Beni,
Direktur CI UNESA Bapak Yang Yuan,
serta Koordinator Program Studi
Pendidikan Bahasa Mandarin Bapak Amri, yang masing-masing
menyampaikan sambutan dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
Setelah
sesi pembukaan, acara diwarnai oleh penampilan
mahasiswa KKM yang menambah semarak suasana. Perlombaan
kemudian dimulai dengan penuh antusiasme; suasana kompetisi terasa hangat namun
tetap bersahabat. Selain perlombaan offline, karya dari peserta lomba online
juga turut diputar dalam sesi penayangan
karya dan ice breaking pada sore hari, menghadirkan interaksi
yang menarik antara peserta dan penonton.
Acara ditutup dengan pengumuman pemenang, dokumentasi bersama, dan ucapan terima kasih dari panitia. Mandarin Festival 2025 menjadi bukti nyata semangat mahasiswa UNESA dalam menjembatani pembelajaran bahasa dan budaya Mandarin di Indonesia. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat kolaborasi akademik antara
Share It On: