Malam Perpisahan Para Laoshi Yang Kembali Ke Tiongkok

Surabaya - Masa bakti para pengajar bahaasa Mandarin dari Tiongkok di Confucius Insitute Universitas Negeri Surabaya telah berakhir pada Januari 2024 ini. Setelah itu, para pengajar akan kembali ke negara asalnya. Dalam rangka pisah kenang tersebut, bertepatan pada 27 Januari lalu diadakan farewell dinner bagi para laoshi yang berlokasi di Deka Hotel, Surabaya.
Acara tersebut dibuka oleh Yang Yuan selaku Direktur Tiongkok dengan berterimakasih kepada mereka yang telah mengabdikan setahun terakhir untuk memberikan pengajaran Bahasa Mandarin kepada mahasiswa dan siswa di berbagai instansi. Pak Yang, sapaan akrabnya, juga menambahkan kesan bahwa tinggal di Indonesia khususnya Surabaya telah memberikan banyak pengalaman dan perjalanan baru.

Tak luput acara tersebut juga dihadiri Sekretaris Lembaga Pendidikan dan Sertifikasi Profesi (LPSP) Universitas Negeri Surabaya, Ibu Faridha Nurhayati, S.Pd., M.Kes. untuk memberikan sambutan. Ibu Faridha menekankan harapannya keberadaan Confucius Institute juga turut membantu mengembangan pendidikan profesi guru, terutama di bidang bahasa Mandarin.
Selama bertugas di CI Unesa, para pengajar tidak hanya mengajarkan bahasa Mandarin, namun juga terlibat dalam kegiatan pertukaran budaya Indonesia-Tiongkok, dan kegiatan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Surabaya dan sekitarnya.
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah, berbagi angpao (红包= hongbao), dan berfoto bersama. Kepala CI Unesa, Sueb, S.Pd., M.Pd berharap bahwa kegiatan ini dapat mengeratkan persahabatan antara Indonesia dan Tiongkok. (Mina)
Share It On: