Penandatanganan Kerja Sama Yayasan Darul Ulum Jombang dengan LPSP dan Confucius Institute UNESA
Jombang, 4 Maret 2026 — Yayasan Darul Ulum Jombang secara resmi menjalin kerja sama dengan Lembaga Pendidikan dan Sertifikasi Profesi (LPSP) serta Confucius Institute Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Penandatanganan kerja sama ini dilaksanakan pada Rabu, 4 Maret 2026, sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam bidang pengajaran Bahasa Mandarin bagi siswa-siswi di lingkungan sekolah Darul Ulum.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Yayasan Darul Ulum, Drs. KH. Cholil Dahlan, Kepala LPSP dr. Maspiah, S.Pd., serta Direktur Confucius Institute UNESA Mrs. Zhu Li dan Dwi Lorry Juniarisca, S.Pd., M.Pd.. Kehadiran para pimpinan lembaga tersebut menandai komitmen kuat dari masing-masing pihak dalam memperkuat kolaborasi pendidikan dan pengembangan kompetensi bahasa asing bagi generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Yayasan Darul Ulum menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting dalam membuka wawasan global bagi para siswa. Melalui program ini, siswa-siswi Darul Ulum nantinya akan mendapatkan kesempatan untuk belajar Bahasa Mandarin secara langsung dari native speaker, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih autentik, interaktif, dan efektif.
Kerja sama ini disambut dengan penuh antusias oleh seluruh pihak yang terlibat. Program yang dirancang tidak hanya berfokus pada pembelajaran Bahasa Mandarin di kelas, tetapi juga pada peningkatan pemahaman budaya serta kesiapan siswa dalam menghadapi peluang pendidikan internasional.
Direktur Confucius Institute UNESA juga menyampaikan harapannya agar kolaborasi ini dapat menjadi jembatan bagi para siswa Darul Ulum untuk lebih mengenal bahasa dan budaya Tiongkok secara mendalam. Selain itu, melalui program ini diharapkan semakin terbuka peluang bagi siswa-siswi Darul Ulum untuk memperoleh beasiswa pendidikan ke Tiongkok di masa mendatang.
Dengan adanya kerja sama ini, Yayasan Darul Ulum, LPSP, dan Confucius Institute UNESA optimis dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih global dan kompetitif. Program pengajaran Bahasa Mandarin oleh penutur asli diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang nyata serta memperluas kesempatan akademik dan karier bagi para siswa di tingkat internasional.
Share It On: